Selasa, 17 Desember 2013

Tips Menggendong Bayi Prematur

Bagi bayi prematur, memang diperlukan perlakuan spesial. Digendong, bukan sekedar memenuhi kebutuhannya akan cinta dan rasa aman, tapi juga memastikan suhu tubuhnya senantiasa hangat (36-37,5 derajat Celcius) sesudah keluar dari inkubator. Untuk menggendong bayi prematur, berikut tipsnya:
  • Metode kangguru. Caranya, kenakan pakaian, topi, popok dan kaus kaki yang telah dihangatkan. Selanjutnya letakkan bayi di dada Anda. Sebelumnya, buka kancing kemeja Anda. Pastikan posisi bayi tegak, langsung bersentuhan dengan kulit Anda, kepalanya sedikit mendongak menempel ke dada Anda. Siku dan tungkai bayi tertekuk. Kemudian, selimuti bayi dengan kemeja Anda. Kulit bayi yang bersentuhan dengan kulit Anda selain membuatnya nyaman, juga menghangatkannya. Topang tubuh dan kepalanya agar tetap tegak
  • Saat tidur, posisi Anda setengah duduk atau letakkan beberapa bantal di punggung Anda
  • Gendong bayi terus menerus bergantian dari ayah, ibu, nenek sampai berat badannya mencapai sekitar 2.500 gram seperti bayi yang lahir normal
Alat gendong khusus bayi prematur, dapat dibeli di toko perlengkapan bayi, rumah sakit atau dibuat sendiri sesuai ukuran bayi.

Sumber : http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Tips/tips.menggendong.bayi.prematur/001/005/388/4/4

Senin, 18 November 2013

Agar Bayi Prematur Cepat Besar

Batas bobot bayi permatur boleh dibawa pulang dari rumah sakit adalah1800 gram, dan kenaikan berat badan minimal adalah 15 gram/kilogram per hari.

Bayi prematur lahir di usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Selain perkembangan organ tubuhnya belum sepenuhnya sempurna, berat badannya juga masih sangat kecil. Untuk itu, perlu perawatan dan perlakukan khusus agar berat badanya cepat bertambah.

Nutrisi harus cukup!
  • Tambah berat badannya dengan memberi ASI tiap 3 jam sekali. Batas bobot bayi prematur boleh dibawa pulang dari rumah sakit adalah 1800 gram, dan kenaikan berat badan minimal adalah 15 gram/kilogram per hari. Misalnya ketika pulang berat badan bayi 2 kg, maka kenaikan berat badan diharapkan 30 gram/hari. Bila bayi terlihat lelah menyusu, lanjutkan pemberian ASI dengan memberi ASI perah. Tanda kecukupan cairan dan nutrisi adalah bila bayi BAK dari 6 kalo sehari, mulut dan lidahnya tampak basah, terlihat puas sesudah minum dan tentu kenaikan berat badan.
  • Pada bayi prematur tertentu, dokter menyarankan tambahan penguat atau fortifikasi ASI atau susu untuk menambah kalori dalam rangka mengejar pertumbuhan.
  • Biasanya bayi diberi suplemen vitamin dan zat besi untuk diminum.
Hemat Kalori! Batasi peggunaan kalorinya agar digunakan maksimal untuk tumbuh. Hindari memegang bayi mendadak atau secara kasar sehingga ia kaget, yang berakibat membuang energinya.

Tidak kedinginan!
  • Suhu tubuh bayi harus selalu dalam kisaran 36,5º - 37,5ºC. jaga jangan sampai suhu ruangan terlalu dingin, antara 27º - 28ºC.
  • Bila pipis, segera ganti popoknya.
  • Bila ia kedinginan atau gelisah bungkus atau bedong-namun tidak terlalu ketat dan terlalu lama sebab memepengaruhi perkembangan motorik kasar.
Kontrol rutin! Periksakan pertumbuhannya, meliputi BB/BT dan lingkar kepala, setiap 2 minggu hingga 1 bulan sesuai anjuran dokter.


Sumber: http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/agar.bayi.prematur.cepat.besar/001/001/1289/5/4

Rabu, 10 April 2013

Merawat Bayi Prematur


Bayi lahir prematur butuh perawatan khusus dan lebih seksama dibanding bayi normal. Untuk perkembangan optimal bayi prematur, cipatakan suasana seperti di dalam rahim.
  • Posisi tidur. Buat ‘sarang’ di atas tempat bayi tidur dari gulungan handuk tebal yang dibentuk menyerupai huruf U. letakkan bayi dalam ‘sarang; tersebut dalam posisi seperti di dalam rahim, yakni kedua lengan dan tungkai tertekuk, serta tangan berada sedekat mungkin dengan garis tengah dan mulut. Dengan ‘sarang’ itu, setiap bayi bergerak, dia selalyu merasa idpeluk dan tidak akan kaget karena merasa terjatuh ke sisi kiri/kanan.
  • Pegang bayi dengan benar, yaitu perlahan tidak membuatnya tersentak. Saat mengangkat bayi, pegang juga kedua lengannya, sedekat mungkin dengan garis tengah, selain menopang leher maupun bokong. Atau, gendong bayi dalam keadaan dibedong.
  • Lampu redup saat menyusu dan tidur sehingga bayi tidur lebih lama, koordinasi bernapas dan menelan saat minum lebih baik, dan kenaikan berat badan lebih tinggi. Bila cahaya terlalu terang, bayi akan menutup mata sehingga rangsang penglihatannya kurang baik. Untuk menciptakan suasana redup, tutup sebagian atas boks bayi dengan kain gelap sehingga mirip tenda terbuka.
  • Tak boleh lelah. Jangan lakukan beberapa aktivitas berturut-turut. Misalnya ganti popok, memakai baju dan menyusuinya, sehingga bayi kelelahan. Tanda bayi kelelahan adalah hilangnya kontak mata, tangan seperti menolak, tampak mengantuk, menguap berlebihan, badan menjadi kaku dan rewel.
  • Bebas kebisingan. Bicara pelan atau tutup pintu perlahan saat bayi tidur. Bayi perlu tidur berkualitas untuk memacu hormon pertumbuhan dan perkembangan sel otak yang optimal.
  • Perawatan metode kanguru untuk mempertahankan suhu tubuh bayi, menstabilkan denyut jantung dan napas, membuat tidur lebih banyak, jarang menangis, meningkatkan produksi ASI dan bonding. Dianjurkan untuk bayi dengan berat badan di bawah 2500 gram.
Lakukan stimulasi berupa sentuhan, suara, dan penglihatan. Hangatkan telapak tangan Anda saat memegang bayi. Letakkan jari telunjuk dalam genggamannya. Bayi suaka suara ibunya, ajak dia bicara ketika menyusu atau sebelum mengantuk. Dengarkan musik bila bayi bangun atau gelisah dengan volume suara lembut tidak terlalu keras. Saat bicara dengan bayi, pertahankan jarak wajah Anda 20-30 cm di hadapannya.


Senin, 28 Januari 2013

Bila Bayi Lahir Prematur, Beginilah Cara Perawatan yang Tepat


REPUBLIKA.CO.ID, Data WHO dan DHS (USAID) menunjukkan, di Indonesia pada 1991 angka kelahiran bayi dengan berat badan rendah adalah 2,6 persen. Pada 2007 angka itu mencapai 5,5 persen. Ini menunjukkan peningkatan angka kelahiran bayi dengan berat badan rendah sebanyak lebih dari dua kali lipat.

Ahli perinatalogi terkemuka dan profesor emeritus dari University of Pennsylvania, School of Medicine, Dr Gilberto R Pereira menjelaskan, bayi prematur merupakan bayi yang lahir dengan kondisi khusus yang berbeda dengan bayi kelahiran normal pada umumnya. Menurutnya, sebagian besar penyebab bayi prematur tidak diketahui. Ada yang disebabkan oleh serviks tidak kompeten, pre-eklampsia, pertumbuhan bayi terlambat, infeksi, dan beberapa penyebab lain.

Senior Medical Manager PT Wyeth Indonesia, Dr Djaja Nataatmadja, mengemukakan, angka kematian bayi prematur dengan berat lahir rendah (low birth weight atau LBW) di Indonesia memang termasuk tinggi, yaitu mencapai 30 persen. Ini juga mendorong tingginya angka kematian bayi di Indonesia. 

Pereira mengungkapkan, bayi LBW ini berisiko kematian lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang lahir dengan berat normal. "Karena itu, bayi prematur memiliki kebutuhan khusus serta perawatan yang tepat dan seksama, ujarnya.

Menurutnya, asupan gizi bayi prematur perlu diperhatikan dan perlu strategi nutrisi khusus.  Strategi tersebut, antara lain, dengan memastikan asupan gizi ekstra untuk ibu menyusui dan bayinya. "Bayi prematur membutuhkan asupan protein yang lebih tinggi, begitu pula dengan asupan mineral, vitamin, dan yang terpenting adalah asupan AA dan DHA yang esensial", lajut Pereira yang juga berpengalaman sebagai editor untuk berbagai jurnal akademik bidang kesehatan terkemuka di dunia.

Seorang ibu, lanjutnya, juga harus memonitoring ukuran pertumbuhan setiap minggu pada bayi, mulai dari panjang lingkar kepala, dan lainnya, mengecek retina mata, mengecek pendengaran, mengecek USG, dan tes biokimia. Selain itu, Djaja menambahkan, ibu-ibu yang memiliki bayi prematur harus membuat suhu badan si mungil pada angka 36,5-37,5 derajat Celsius untuk menghindari hipotermia dan hipertermia.

Caranya dengan melakukan kangaroo-care, yakni  sentuhan kulit-ke-kulit dari ibu ke bayi prematur. Langkah berikut adalah disiplin dalam memberikan asupan makanan, yakni sebanyak  8-10 kali sehari dengan nutrisi alamiah yang kaya protein, vitamin, mineral, serta AA dan DHA. Dan, terakhir ibu-ibu juga perlu fokus memperhatikan frekuensi BAB (buang air besar) dan BAK (buang air kecil) bayi prematur.